Tenggarong, Hari Rabu Tanggal 3 Januari 2018 Pengadilan Negeri Tennggarong diberi kepercayaan oleh Mahkamah Agung Ri sebagai salah satu Pengadilan untuk mengimplementasikan Aplikasi E-Skum ( Elektronik Skum / Menghitung Biaya Panjar Sendiri) dan ATR (Auto Text Recoding).


Aplikasi ini untuk menghargai layanan yang diberikan publik, memotivasi pegawai pengadilan untuk terus-menerus meningkatkan pelayanan publik dan mendiseminasi sebuah inovasi pelayanan publik  ke pengadilan lain. Hal ini efektif mendorong kreatifitas, profesionalisme dan respon inovasi pelayanan publik pengadilan. Dalam sambutan pembukaannya Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung RI, Prof.Dr.Takdir Rahmadi, SH., LLM berharap bahwa dengan inovasi pelayanan peradilan mampu meningkatkan kepercayaan publik. “Terlebih saat ini dunia peradilan tengah menjadi sorotan publik. Mudah-mudahakan hal ini mampu menjadi hal positifnya”

Tenggarong, Selasa 2 Januari 2018 Pengadilan Negeri Tenggarong telah meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang dilaksanakan di Lobby Kantor Pengadilan Negeri Tenggarong Kelas 1B.
Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong Bapak H. Makmur,SH.,MH dengan antusias mencoba langsung PTSP, Beliau mengambil nomor antrian yang mengarah kepada Bagian Kepaniteraan Hukum dan meminta untuk membuatkan Surat Keterangan tidak pernah dipidana. Petugas Kepaniteraan Hukum yang melayani Bapak Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong segera melakukan penginputan kedalam aplikasi PTSP, dalam 5 menit Surat Keterangan tersebut sudah dapat dicetak dan diberikan.
Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong yang didampingi oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong, Bapak  Jon Sarman Saragih,SH.,M.Hum berharap dengan diresmikannya PTSP Pengadilan Negeri Tenggarong, pelayanan menjadi cepat, dan tidak bertele-tele kepada pencari keadilan. Kemudian sistem ini juga mampu mengurangi interaksi langsung antara pejabat pengadilan dengan para pencari keadilan. Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong Bapak H. Makmur,SH.,MH mengapresiasi kinerja PTSP Pengadilan Negeri Tenggarong itu dan menilai sistem ini sudah cukup baik. Dia menghimbau agar Pengadilan Negeri Tenggarong melakukan evaluasi rutin untuk terus meningkatkan kinerja PTSP dan memperbaiki jika ada kendala.

Tenggarong, Hari Senin, 9 Januari 2018 pukul 09.00 Wita bertempat di ruang Serbaguna Pengadilan Negeri Tenggarong Kelas 1B, dilaksanakan kegiatan rapat bulanan Pengadilan Negeri  Tenggarong Kelas 1B. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong, Bapak H. Makmur,SH.,MH. 
Sebelum dibuka rapat bulanan ini Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong memimpin pembukaan Yel-Yel PMPN Tenggarong dan diikuti seluruh pegawai Pengadilan Negeri Tenggarong, berikutnya selaku pemimpin rapat mengingatkan kembali agar seluruh hakim dan pegawai untuk lebih meningkatkan kedisiplinan dalam hal kehadiran, cara berpakaian dan tingkah laku serta peningkatan kinerja. Selain itu, untuk kebersihan menjadi tanggung jawab semua, dan dikontrol oleh bagian umum sebagai bagian dari tupoksinya.


Pembahasan berikutnya Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong  memberikan arahan dan upaya dalam penilaian kinerja dan kedisiplinan pegawai terutama pegawai tidak tetap (Honor DIPA) untuk dibuat sebuah selembaran voting yang nantinya dibagikan kepada para penilai dan adapun para penilai adalah seluruh Pegawai PNS Pengadilan Negeri Tenggarong dan apabila telah memberikan voting diserahkan kepada Tim Pembentukan Penilaian Honor DIPA. tujuan dari voting tersebut adalah untuk penilaian selama 1 tahun berdasarkan Kontrak Kerja sejauh mana yang dipandang perlu untuk di perpanjang kembali Kontrak Kerja pada tahun 2018, dan apabila terdapat para Honor DIPA dengan nilai terendah maka akan di evaluasi dan digantikan kepada pegawai sukarelawan yang ada di Pengadilan Negeri Tenggarong.


Hal tersebut tidak semata-mata memvonis secara langsung melainkan sudah kesepakatan bersama pada rapat internal antara Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong, Sekretaris Pengadilan Negeri Tenggarong, Kasubag Umum dan Keuangan serta Honor DIPA dan Pegawai Sukarelawan.
pembahasan berikutnya mengenai ketepatan waktu pengisian SIPP dan sinkronisasi SIPP serta kendala-kendala mengenai SIPP, dan kepada Kasubag Perencanaan, TI dan Pelaporan untuk segera mencari solusi mengenai Error dan tidak tersinkronisasi antara data lokal dengan data SIPP di Mahkamah Agung.
Pembahasan berikutnya disampaikan oleh wakil Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong Bapak Jon Sarman Saragih,SH.,M.Hum untuk mengingatkan kepada Tim TAPM Pengadilan Negeri Tenggarong untuk mempersiapkan perlengkapan Akreditasi tahap berikutnya yaitu tahap V (lima) pada bulan Januari - Juni 2018 dan kepada Panmud Hukum Bapak Asmin Simamora,S.Sos.,SH untuk segera dibuat kegiatan kapan pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat yang mana sebagai penilaian awal untuk penilaian dan persiapan Akreditasi Tahap V (Lima).
acara berikutnya sesi tanya jawab dan penutupan acara kegiatan Rapat Rutin Bulanan dengan mengucapkan Yel-Yel PMPN Tenggarong.

Tenggarong, Tanggal 22 Desember 2017  Menindaklanjuti Surat Menteri Sekretaris Negara RI, Nomor :B1176/M.Setneg/Set/TU.00.04/12/2017  Jo Surat Sekretaris Mahkamah Agung Nomor : 1034 /SEK/HM/01.2/12/2017. Perihal Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Ibu Ke-89 Tahun 2017, Pengadilan Negeri Tenggarong Kelas 1B melaksanakan upacara Pada hari Jum'at 22 Desember 2017 diikuti oleh para Hakim, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, Dan para Pegawai.


Pada kesempatan kali ini Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Hakim Pengadilan Negeri Tenggarong Kelas 1B Ibu Titis Tri Wulandari, SH.,S.Psi.,M.Hum dan komandan upacara oleh Ibu Zaidar Rohaini,SH selaku Wakil Panitera Pengadilan Negeri Tenggarong Kelas 1B.

selanjutnya Inspektur Upacara membacakan pidato Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang berpesan bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia, telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki – laki, mengingat keduanya merupakan bagian yang penting dalam rangka penghapusan segala bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan lainnya, serta berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa.
Seluruh kegiatan upacara berlangsung khidmat dan tertib serta akhir upacara melaksanakan foto bersama.

Tenggarong, Wujud dari Apel ini adalah memperingati Hari Pahlawan ke-72 Pengadilan Negeri Tenggarong menyelenggarakan Upacara Apel di depan Kantor Pengadilan Negeri Tenggarong. Di pagi yang cerah tanggal 10 November 2017 kami segenap karyawan dan karyawati Pengadilan Negeri Tenggarong melaksanakan Upacara Apel dengan lancar dan khidmat. Dengan Tema pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan ke-72 adalah “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri” .
Kita patut bersyukur atas sumbangsih para Pahlawan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang sudah ditetapkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Tentara Inggris menyerang Surabaya dan membombardirnya, mereka kira Indonesia bisa di taklukkan dalam waktu 3 hari tetapi ternyata dibawah kepemimpinan Bung TOMO, Indonesia tidak gentar melawan tentara Inggris. Pertempuran redam/reda dalam waktu 3 minggu dan mengorbankan 6 ribu hingga 16 ribu pejuang. Dan dengan alasan itulah Surabaya disebut sebagai Kota Pahlawan.


Perjuangan saat itu selain Bung Tomo ada beberapa tokoh yang ikut bergabung dari latar belakang Agama seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah dan kyai-kyai yang lain di ikuti santri lainnya serta masyarakat sipil sebagai milisi perlawanan. Peristiwa tersebut merupakan peristiwa perang besar antara Pasukan Indonesia dengan Pihak Asing setelah Kemerdekaan Republik Indonesia. Perang tersebut menjadi Perang terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.
Kata-kata yang di ucapkan oleh Bung Karno. Seperti kata-kata yang cukup menyentuh dihati adalah “ Perjuanganku lebih mudah karena mengusir  penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”  Kata-kata ini menjadi tamparan keras buat kita sebagai penerus bangsa dimana bisa kita lihat saat ini lebih banyak persoalan dalam negeri yang perlu diperbaiki dan diselesaikan secara terstruktur.


Darahmu tumpah menyuburi tanah Pusaka, Jiwamu senantiasa mengawal tegaknya NKRI, engkau pahlawanku, engkau kesumah negaraku. Engkau korbankan jiwa raga demi tegaknya negeri ini, engkau syuhada demi tetap berkibarnya merah putih, terima kasih pahlawanku. Pahlawanku, yang terbaring di kubur-kubur tak bernisan, yang bersemayam di dasar lautan, Terima kasih atas jasamu, engkau rela menumpahkan darah dan nyawa demi tegaknya negeri merah putih ini. Jadilah Pahlawan bagi keluarga, lingkungan dan bangsa Indonesia. Kontribusi positif sekecil apapun sangat berguna untuk kemajuan bangsa dan Negara ini. Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai jasa Pahlawannya.
Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya.
Setelah selesai apel kami seluruh karyawan dan karyawati Pengadilan Negeri Tenggarong foto bersama di depan Kantor Pengadilan Negeri Tenggarong.

Layanan Prima, Putusan Berkualitas!