Tenggarong, Wujud dari Apel ini adalah memperingati Hari Pahlawan ke-72 Pengadilan Negeri Tenggarong menyelenggarakan Upacara Apel di depan Kantor Pengadilan Negeri Tenggarong. Di pagi yang cerah tanggal 10 November 2017 kami segenap karyawan dan karyawati Pengadilan Negeri Tenggarong melaksanakan Upacara Apel dengan lancar dan khidmat. Dengan Tema pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan ke-72 adalah “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri” .
Kita patut bersyukur atas sumbangsih para Pahlawan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang sudah ditetapkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Tentara Inggris menyerang Surabaya dan membombardirnya, mereka kira Indonesia bisa di taklukkan dalam waktu 3 hari tetapi ternyata dibawah kepemimpinan Bung TOMO, Indonesia tidak gentar melawan tentara Inggris. Pertempuran redam/reda dalam waktu 3 minggu dan mengorbankan 6 ribu hingga 16 ribu pejuang. Dan dengan alasan itulah Surabaya disebut sebagai Kota Pahlawan.


Perjuangan saat itu selain Bung Tomo ada beberapa tokoh yang ikut bergabung dari latar belakang Agama seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah dan kyai-kyai yang lain di ikuti santri lainnya serta masyarakat sipil sebagai milisi perlawanan. Peristiwa tersebut merupakan peristiwa perang besar antara Pasukan Indonesia dengan Pihak Asing setelah Kemerdekaan Republik Indonesia. Perang tersebut menjadi Perang terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.
Kata-kata yang di ucapkan oleh Bung Karno. Seperti kata-kata yang cukup menyentuh dihati adalah “ Perjuanganku lebih mudah karena mengusir  penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”  Kata-kata ini menjadi tamparan keras buat kita sebagai penerus bangsa dimana bisa kita lihat saat ini lebih banyak persoalan dalam negeri yang perlu diperbaiki dan diselesaikan secara terstruktur.


Darahmu tumpah menyuburi tanah Pusaka, Jiwamu senantiasa mengawal tegaknya NKRI, engkau pahlawanku, engkau kesumah negaraku. Engkau korbankan jiwa raga demi tegaknya negeri ini, engkau syuhada demi tetap berkibarnya merah putih, terima kasih pahlawanku. Pahlawanku, yang terbaring di kubur-kubur tak bernisan, yang bersemayam di dasar lautan, Terima kasih atas jasamu, engkau rela menumpahkan darah dan nyawa demi tegaknya negeri merah putih ini. Jadilah Pahlawan bagi keluarga, lingkungan dan bangsa Indonesia. Kontribusi positif sekecil apapun sangat berguna untuk kemajuan bangsa dan Negara ini. Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai jasa Pahlawannya.
Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya.
Setelah selesai apel kami seluruh karyawan dan karyawati Pengadilan Negeri Tenggarong foto bersama di depan Kantor Pengadilan Negeri Tenggarong.

Layanan Prima, Putusan Berkualitas!